Arsitektur Keamanan Berlapis untuk E-Government Tingkat Desa, Implementasi dan Optimasi Lightweight Intrusion Detection System Berbasis Snort pada Server Berspek Rendah

Isi Artikel Utama

Reza Raditya
Yusuf Muhyidin
Bayu Prasetyo

Abstrak


 


Perkembangan teknologi informasi telah mendorong pemerintah desa untuk mengimplementasikan sistem pelayanan berbasis web guna meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Website Sapa Warga Desa Cibungur dikembangkan sebagai media pelayanan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, pengaduan, serta pengajuan administrasi secara daring. Namun, penggunaan aplikasi berbasis web juga meningkatkan risiko terhadap berbagai ancaman keamanan siber seperti SQL Injection, Brute Force Attack, Cross Site Scripting (XSS), maupun aktivitas akses ilegal lainnya. Oleh karena itu diperlukan mekanisme keamanan yang mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan secara real-time.


Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Intrusion Detection System (IDS) menggunakan Snort pada Website Sapa Warga Desa Cibungur sebagai upaya meningkatkan keamanan sistem informasi. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Website dibangun menggunakan PHP, MySQL, HTML, CSS, dan JavaScript, sedangkan Snort diimplementasikan pada server Linux Ubuntu sebagai sistem pendeteksi intrusi berbasis signature.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Snort mampu mendeteksi berbagai aktivitas serangan terhadap website, seperti SQL Injection dan Brute Force Attack, serta menghasilkan log keamanan secara real-time yang dapat dipantau oleh administrator. Selain meningkatkan kemampuan deteksi serangan, sistem yang dikembangkan juga berhasil menyediakan layanan aspirasi, pengaduan, dan pengajuan secara daring sehingga proses pelayanan menjadi lebih efektif, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.


 


 



Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

[1] R. S. Pressman and B. R. Maxim, Software Engineering: A Practitioner's Approach, 9th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 2020.
[2] I. Sommerville, Software Engineering, 10th ed. Boston, MA, USA: Pearson, 2016.
[3] M. Roesch, "Snort: Lightweight Intrusion Detection for Networks," Proceedings of the 13th USENIX Conference on System Administration, Seattle, WA, USA, pp. 229–238, 1999.
[4] W. Stallings, Network Security Essentials: Applications and Standards, 7th ed. Boston, MA, USA: Pearson, 2021.
[5] A. S. Tanenbaum and D. J. Wetherall, Computer Networks, 6th ed. Boston, MA, USA: Pearson, 2021.
[6] B. Schneier, Applied Cryptography: Protocols, Algorithms, and Source Code in C, 20th Anniversary ed. Indianapolis, IN, USA: Wiley, 2015.
[7] P. Mell, K. Scarfone, and S. Romanosky, "A Complete Guide to Intrusion Detection and Prevention Systems," National Institute of Standards and Technology (NIST), Gaithersburg, MD, USA.
[8] A. Paillin and R. Widiatmoko, "Implementasi Intrusion Detection System Menggunakan Snort pada Keamanan Jaringan Komputer," Jurnal ..., vol. xx, no. x, pp. xx–xx, 2021.
[9] Harlina et al., "Analisis Keamanan Website Menggunakan Snort sebagai Intrusion Detection System," Jurnal ..., vol. xx, no. x, pp. xx–xx, 2025.
[10] M. Szlenk, “Formal semantics and reasoning about UML class diagram,” in Proceedings of the International Conference on Dependability of Computer Systems (DepCoS-RELCOMEX), Poland, 2006, pp. 51–59.
[11] I. Riadi and A. Widodo, "Implementasi Intrusion Detection System (IDS) menggunakan Snort untuk mendeteksi serangan pada jaringan komputer," Jurnal Sarjana Teknik Informatika, vol. 2, no. 1, pp. 411–422, 2014.
[12] D. Flanagan, JavaScript: The Definitive Guide, 7th ed., Sebastopol, CA: O'Reilly Media, 2020.