Penerapan GMM dan ARM untuk Analisis Mobilitas Penumpang TransJakarta
Isi Artikel Utama
Abstrak
Mobilitas penumpang TransJakarta memiliki pola yang dinamis karena dipengaruhi oleh waktu perjalanan, durasi, intensitas penggunaan layanan, dan keterhubungan rute. Penelitian ini bertujuan membentuk segmentasi mobilitas penumpang secara probabilistik dan menganalisis keterkaitan perjalanan antar koridor pada setiap segmen. Data yang digunakan berupa transaksi tap-in dan tap-out TransJakarta yang diproses melalui evaluasi kualitas data, transformasi waktu, filtering, feature engineering, imputasi, pembersihan data, dan normalisasi variabel. Segmentasi dilakukan menggunakan Gaussian Mixture Model dengan pemilihan model berdasarkan Bayesian Information Criterion, sedangkan pola keterkaitan perjalanan dianalisis menggunakan Association Rule Mining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dataset akhir berjumlah 168.132 observasi dan model GMM terbaik membentuk lima klaster mobilitas. Hasil ARM menunjukkan aturan asosiasi paling banyak dan stabil muncul pada segmen commuter, terutama Commuter Sore dan Commuter Pagi Dini. Temuan ini memperlihatkan bahwa kombinasi GMM dan ARM dapat memberikan pemahaman yang lebih terstruktur terhadap segmentasi perilaku penumpang dan keterkaitan perjalanan antar koridor.
Rincian Artikel
Referensi
[2] Birant, D., & Kut, A. (2007). ST-DBSCAN: An algorithm for clustering spatial-temporal data. Data & Knowledge Engineering, 60(1), 208-221. https://doi.org/10.1016/j.datak.2006.01.013
[3] Chassagnol, B., Bichat, A., Boudjeniba, C., Wuillemin, P., Guedj, M., Gohel, D., Nuel, G., & Becht, E. (2023). Gaussian Mixture Models in R. 15(June), 56-76.
[4] Daffauzan, M. F. (2023). Analisa penumpang bus TransJakarta dengan metode K-Means. Journal Computer Science and Information Systems: J-Cosys, 3(2), 61-64. https://doi.org/10.53514/jco.v3i2.395
[5] Fadillah, A. P. (2015). Penerapan Metode CRISP-DM untuk Prediksi Kelulusan Studi Mahasiswa Menempuh Mata Kuliah (Studi Kasus Universitas XYZ). 1, 260-270.
[6] Lathifah, S. M. (2023). Pengaruh faktor ekonomi dan sosial pada pola pengguna transportasi publik TransJakarta menggunakan metode association rule. Skripsi.
[7] Nugrahanti, D. A. (2022). Implementasi text association rules terhadap cyberterrorism di Twitter. Repository UIN Jakarta.
[8] Patel, E., & Kushwaha, D. S. (2020). Clustering cloud workloads: K-Means vs Gaussian Mixture Model. Procedia Computer Science, 171, 158-167. https://doi.org/10.1016/j.procs.2020.04.017
[9] Saputra, A., & Yusuf, R. (2024). Perbandingan algoritma DBSCAN dan K-Means dalam segmentasi pelanggan pengguna transportasi publik TransJakarta menggunakan metode RFM. MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science, 4(4), 1346-1361. https://doi.org/10.57152/malcom.v4i4.1516
[10] Scrucca, L., Fop, M., Murphy, T. B., & Raftery, A. E. (2016). mclust 5: Clustering, classification and density estimation using Gaussian finite mixture models. The R Journal, 8(1), 289-317.
[11] Wibowo, A., Makruf, M., Virdyna, I., & Venna, F. C. (2021). Penentuan klaster koridor TransJakarta dengan metode majority voting. Jurnal Teknologi Informasi, 1(10), 565-575.
[12] Reynaldi, R., Faiz Djarot, R. J., Wahyudi, M., Sumanto, S., & Budiman, A. S. (2025). Analisa pola penyebaran pengguna layanan TransJakarta dengan metode K-Means Clustering. Journal Software, Hardware and Information Technology, 5(2), 128-138. https://doi.org/10.24252/shift.v5i2.205